SAKIT HATI
Ketuulusan yang selama ini ku jaga
Kepercayaan yang selama ini kurasa
Ternyata kau bala dengan dusta
Tak memikirkan kasih saying yang ku punya
Diatas
daun belalang yang bernyanyi-nyanyi
Diatas
tanah semut yang berlari-lari
Seolah
mereka ikut menerawai
Diriku
yang dilanda patah hati
Dulu cintamu bagaikan bayi yang baru lahir
Dulu cintamu bagaikan kertas yang masih putih
Tapi kini,
Bayi tersebut banyak cacat di sebagian tubuhnya
Dan banyak coretan-coretan di kertas itu
Tertulis
coretan-coretan luka yang kini ku simpan
Membekas
cacat cinta karena kau yang tlah mendua
Sungguh
kau begitu tega
Memberikan
luka di antara kita
Wajahmu bagaikan embun di pagi hari
Senyummu mengalahkan eloknya sang mentari
Hatimu seolah memberikan janji
Cintamu tersa indah walau tak dapat ku miliki
Walaupun
panas matahari menantang
Walaupun
badai masih menghalang
Tapi
tetap akan ku terjang
Menunggu
wahai kau pujaan hati tersayang
Namamu kan slalu ada dihati
Tak akan pernah hilanh dari jiwa ini
Tak akan pernah musnah dari fikiran ini
Seperti lilin yang menghiasi malam hari
Meski
cintamu tak dapat ku arungi
Meski
ragamu tak dapat ku miliki
Namun
tetap,
Namamu
kan selalu tersimpan di hati
Saat cinta ternodai, saat itu pula hati tersakiti
Saat aku tiada lagi, mungkin baru kau sadari betapa
tulusnya hati ini
Saat aku bernyanyi, walau dalam sepi
Saat aku menangis, walau dalam hati
Saat aku merindu, walau
dalam mimpi
Tubuh yang mulai lelah, hati yang
mulai resah
Tangan pun telah menadah, seiring
tangis yang mendesah
Ketika kata saying
terucapkan
Hati pun ikut melayang
Saat janji terabaikan
Cintapun bagaikan selayang
pandang
Seolah berada di padang
yang gersang
Panas yang kini membakar hati
Begiti terasa sangat menyakiti
Meskipun kau selalu menyakiti hati
Tapi hati ini tetap selalu
mencintai
Ketika hati tersakiti,
terasa sangat menyayat hati
Ketika cinta ini kau
khianati
Tak ada harapan tuk
hidup kembali
Saat kau ada di
dekatnya
Saat kau ada
disampingnya
Saat kau memuja dirinya
Nyawa ini terasa telah
tiada
Hti yang panas membara
Semuanya karna cemburu
buta
Tak terkira dirimu
telah tega
Menduakan cinta yang
tulus dalam dada
![]() |

