Senin, 12 November 2012


بسم الله الرحمن الرحيم
Tafsir Surat Al-Kaafiruun
(Surat Makkiyyah, 6 Ayat, diturunkan Setelah Surat Al-Maa'un)
Penyusun: Maulana Yusuf (Semester 2)
Muqaddimah
            Segala puji serta syukur hanyalah milik Allah, Yang Mahaperkasa lagi maha mengetahui; yang maha mengampuni dosa dan menerima taubat; yang keras hukuman-Nya; yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia. Hanya kepada-Nyalah kembali semua makhluk. Shalawat teriring salam buat Rasul tercinta, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ,yang penuh perhatian terhadap umatnya; amat belas kasihan lagi penyayang terhadap keimanan dan keselamatan pengikutnya.
            Al-Qur’an meupakan satu-satunya kitab suci yang sampai saat ini masih terjaga keasliannya, berbeda dengan kitab-kitab suci yang lain yang sudah mengalami distorsi dan campur tangan manusia. Kandungan Al-Qur’an yang agung menjadikan kitab suci ini menjadi penuntun hidup manusia yang paling sempurna dalam semua aspek, termasuk bagaimana cara bermuamalah dengan orang-orang kafir. Dalam tulisan ini, saya akan menjelaskan tafsir Al-Qur’an surat Al-Kaafiruun yang mana isi kandungan ayat ini merupakan salah satu tuntunan bagi umat islam dalam bermuamalah dengan orang-orang kafir. Semoga bermanfaat.

 قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6)


   
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar