بسم الله الرحمن الرحيم
Tafsir Surat Al-Kaafiruun
(Surat Makkiyyah, 6 Ayat, diturunkan Setelah Surat Al-Maa'un)
Muqaddimah
Segala
puji serta syukur hanyalah milik Allah, Yang Mahaperkasa lagi maha
mengetahui; yang maha mengampuni dosa dan menerima taubat; yang keras
hukuman-Nya; yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan yang berhak disembah
selain Dia. Hanya kepada-Nyalah kembali semua makhluk. Shalawat teriring
salam buat Rasul tercinta, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ,yang penuh perhatian terhadap umatnya; amat belas kasihan lagi penyayang terhadap keimanan dan keselamatan pengikutnya.
Al-Qur’an
meupakan satu-satunya kitab suci yang sampai saat ini masih terjaga
keasliannya, berbeda dengan kitab-kitab suci yang lain yang sudah
mengalami distorsi dan campur tangan manusia. Kandungan Al-Qur’an yang
agung menjadikan kitab suci ini menjadi penuntun hidup manusia yang
paling sempurna dalam semua aspek, termasuk bagaimana cara bermuamalah
dengan orang-orang kafir. Dalam tulisan ini, saya akan menjelaskan
tafsir Al-Qur’an surat Al-Kaafiruun yang mana isi kandungan ayat ini
merupakan salah satu tuntunan bagi umat islam dalam bermuamalah dengan
orang-orang kafir. Semoga bermanfaat.
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا
أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3)
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا
أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6)
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar